Serunya Outdoor Playdate

Alhamdulillah agenda Outdoor Playdate akhirnya terealisasi. Yang menarik dari kegiatan Home Education (HE) adalah kita bisa merancang sendiri kegiatan dan kurikulum yang sesuai dengan visi misi keluarga kita juga dengan bakat dan minta anak. Outdoor Playdate merupakan salah satu sarana dalam memberikan hak anak untuk belajar sekaligus bermain di alam terbuka.

Nah, pagi kemarin agenda Gio adalah untuk melatih otot motorik dengan berenang bersama teman-temannya sekaligus tetangga yakni Yusuf dan Arka. Nggak hanya sekedar berenang tapi juga bonus berjemur matahari pagi sekaligus untuk kegiatan sosialisasi bagi anak-anak kami. Kami memulai dengan sarapan salad buahnya Mama Yusuf yang segar dan menyehatkan. Lalu anak-anak kami biarkan bermain sepuasnya di kolam renang sambil membawa mobil-mobilan dan bola.

Siangnya makan siang di gazebo sekitar area kolam yang udah disiapin ummi Maya dan saya. Hanya lauk sederhana, yakni nasi dengan topping oseng-oseng bawang merah dan cabe, lalu dilengkapi dengan tahu telor pakai sambal kecap. (Nggak ada foto karena super riweuh ya 😂) Maasyaa Allah tapi nikmat banget makan dengan angin sepoy-sepoy yang bikin mata mengantuk.

Anak-anak pun menemukan dua ekor siput di tanaman sekitar situ. Mereka mengamati dengan seksama walau akhirnya anak saya malah “membuang” kembali siputnya ke tanah 😂. Tapi disini mereka mulai menunjukkan ketertarikannya dan rasa ingin tahu yang cukup besar tentang binatang siput.

Setelah makan siang bersama, playdate kami diakhiri dengan pergi ke supermarket di mall apartemen tempat kami tinggal. Anak-anak yang sudah lelah ini jadi banyak maunya. Pengen beli ini itu dan sebagainya. Tapi, lagi-lagi yang namanya HE itu adalah kita bebas belajar dimanapun dan kapanpun kita berada.

Banyak sekali pelajaran yang bisa kami ambil hari ini. Dalam kegiatan ini, anak-anak bisa belajar mengamalkan bagaimana adab-adab dalam keseharian yang dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam. Diantaranya dari adab makan. Adab makan yang paling sederhana ialah megucap Basmallah sebelum makan, makan menggunakan tangan kanan, makan sambil duduk dan diakhiri dengan mengucap Hamdallah. Itulah standard minimal yang harus mulai kita kenalkan pada anak sejak usia dini dalam adab makan.

Lalu kita bisa mempraktekkan adab dalam bergaul. Dalam bergaul kita tidak boleh mencela, harus berkatan santun, tidak boleh menakut-nakuti dan saling berbagi. Yang paling PR adalah ketika mereka rebutan mainan. Yakin deh pasti hampir semua buibu mengalami ini dan harus turun tangan untuk menyelesaikan masalah tersebut :)). Usia  balita memang usia yang mereka masih merasa “semua punyaku”, harus dituruti dan bossy. Masing-masing Ibu punya cara sendiri ya untuk menangani ini kepada anaknya.

Kemudian kita bisa sambil mengajakan anak kita adab berpakaian. Berpakaian ketika berenang dan menjalani aktifitas lainnya itu sangat berbeda. Dan yang paling utama, ajari anak sedini mungkin untuk tahu fungsi pakaian adalah untuk menutup aurat. Karena Gio laki-laki maka saya jelaskan bahwa aurat laki-laki adalah dari pusar hingga dengkul. Bagian tersebut adalah bagian yang tidak boleh dilihat oleh orang lain dan harus selalu diajaga dan tertutup. (Jangan pernah memandikan anak tanpa pakaian sama sekali di tempat shower terbuka! Mandilah di shower room yang sudah disediakan.) 

Lalu, adab di tempat umum yaitu di kolam renang. Seperti tidak buang air kecil di kolam, tidak makan di dalam kolam renang, tidak buang sampah. Intinya tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan karena fasilitas umum adalah milik bersama dan tanggung jawab bersama. Terkadang, anak seolah nggak mendengarkan dan nggak peduli. Pun dengan Gio, tapi sebenarnya mereka paham dengan tidak melakukan hal-hal yang dilarang. Pastikan sebelum nyebur ke kolam anak sudah di brief dahulu.

Yang terakhir adalah belajar di dalam pasar (supermarket). Ada adab yang harus mulai dibiasakan, seperti belajar mengantre di kasir. Lalu, anak juga bisa membantu kita untuk menaruh barang-barang belanjaan di meja kasir. Dan yang utamanya anak bisa belajar bermuamalah. Merujuk kepada suri tauladan terbaik Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam, beliau mulai berdagang di usia delapan tahun. Jadi untuk anak usia dini ini hanya sekedar untuk pengenalan saja.

Lalu apakah semua terealisasi dengan baik? Belum pastinya :)). Dunia anak balita itu masih bebas. Bebas bereksplorasi dengan alam, bebas menjelajah lingkungan sekitar sambil bermain. Yang penting adalah bagaimana kehadiran dan bimbingan kita sebagai orangtua selama si anak sedang beraktifitas secara konsisten.

Kegiatan kami nggak hanya sampai di playdate ini saja. Ada sederet list panjang kegiatan selanjutnya yang InsyaAllah akan kami lakukan. Biidznillah semoga Allah ta’ala mudahkan.

Buibu, cerita ini seolah-olah menggambarkan semua berjalan baik dan lancar. Namun percayalah, dibalik kesenangan anak-anak yang berbahagia ada emak-emak yang rempong di belakangnya  😂.

Pesan saya dalam menerapkan Home Education: siapkanlah ekstra energi dan stok sabar yang banyak ya, Moms! 😂.

Tunggu kegiatan kami selanjutnya, ya!.

Enjoy Motherhood!

-Bunda Gio-

26 Comments

  1. Dera Fitra

    16 March 2018 at 2:47 am

    Wuaaahhh kereeeeennn mba Dewi 😘😘😘
    Dinantikan ulasan2 playdate selanjutnya kita yaakkk 😍

    1. Dewi Febrianti

      16 March 2018 at 3:29 am

      Alhamdulillah… Makasih Mamam Yusuf… Ditunggu juga menu2 selanjutnya #lhaaa? 😂😆

  2. Leila

    16 March 2018 at 5:26 am

    Waah, terima kasih atas contoh-contohnya ya, Mbak. Kegiatan sehari-hari saja sudah memuat banyak pelajaran ternyata.

    1. Dewi Febrianti

      16 March 2018 at 7:11 am

      Sama2 mbak… Benar mbak, karena mulai dari bangun tidur hingga tidur kembali semua sudah dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam 🙂

  3. Raka

    16 March 2018 at 12:01 pm

    Seru banget bun Gio mainnya… yang penting anaknya happy sambil belajar ya… Love

  4. Diah

    18 March 2018 at 2:41 am

    Wah seneng banget dikasih contoh-contohnya juga. Ditunggu playdate yang lain ya bun

  5. Denik

    21 March 2018 at 9:27 am

    Wah, menyenangkan ya kegiatannya. Di tunggu cerita selanjutnya.

  6. El-lisa

    21 March 2018 at 9:50 am

    Wah, seru sekali ya play date nya. Banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran buat anak anak. Terima kasih sharingnya mbak.

  7. Dian Restu Agustina

    23 March 2018 at 2:26 pm

    Play date banyak manfaatnya..Anak bertemu temannya , Emak biar rempong bisa sosialisasi juga dengan sesamanya..Keren Mbak!

    1. Dewi Febrianti

      24 March 2018 at 4:22 am

      bener mbak banyak manfaatnya. walaupun emaknya sampe kering tenggorokan tapi ikut hepi kalo anak hepi 😀

  8. Novia Syahidah Rais

    26 March 2018 at 7:05 am

    Seru ya. Oya di paragraf pertama kayaknya ‘minat anak’ ya, tertulis ‘minta anak’😊

    1. Dewi Febrianti

      27 March 2018 at 2:38 am

      oiya un astaghfirullah ga nyadaaarrrr :D. Makasih uniiii koreksinyaa :*

  9. Novita leviyanti

    26 March 2018 at 9:58 am

    Setuju banget.. Emak2 ny harus super strong demi menemani ank2 yg sedang berkembang

  10. Nur Patria

    26 March 2018 at 3:15 pm

    Dari dulu pingin bisa berenang *salah fokus😂😂

  11. Dwi Arum

    26 March 2018 at 10:17 pm

    Whuaaa seru nih playdatenya. Yuk kita playdate-an jugaaak…

  12. April Hamsa

    26 March 2018 at 10:27 pm

    HE itu maksudnya homeschooling kah mbak?
    Anak2 emang gtu ya suka mengeksplorasi tempat, apalagi kalau mainnya sama tmn2nya.
    Setuju banget sejak kecil ditanamkan kalau ttg ada bergaul dll TFS

    1. Dewi Febrianti

      27 March 2018 at 2:40 am

      HE itu Home Education mbak April. iya bener eksplor sana sini, kudu fit deh emaknya ngikutin anaknya kemana-mana :))

  13. Amallia Sarah

    26 March 2018 at 10:48 pm

    Mau donk dede Rayyan diajak juga hehhee. Ga Jadi2 mau main kesana nih.. InshaAllah ada waktu mau main

  14. Vivi

    27 March 2018 at 1:56 pm

    (Jangan pernah memandikan anak tanpa pakaian sama sekali di tempat shower terbuka! Mandilah di shower room yang sudah disediakan.) — ini catatan banget. Anak saya kan ada renang rutin dari sekolahnya, shower di dalam suka antreeee panjang. Jadi udah keburu panas kena terik matahari, kelamaan kena air, mommynya g sabar mandiin di pancuran terbuka. Huhu.. maafkan mommy ya anak-anakku…

  15. Iecha

    29 March 2018 at 12:14 am

    Noted. Jgn mandiin anak di tempat umum. Kalo lg d kolam renang ato d pantai banyak bgtz anak2 yg ditelanjangin n dimandiin d tempat umum. Kasian harkat n martabatnya

    1. Dewi Febrianti

      29 March 2018 at 12:36 pm

      Iya makanya… Selain risih, ya kita juga harus menjaga aurat anak walaupun masih kecil

  16. Arin

    29 March 2018 at 3:24 am

    banyak cara sederhana untuk mengedukasi anak ya ka seperti playdate kaka.. sama saja seperti bermain sambil belajar

    1. Dewi Febrianti

      29 March 2018 at 12:34 pm

      Bener bun.. Memang fitrahnya dunia mereka bermain. Dari bermain itu ya mereka belajar 🙂

  17. Anggarani Ahliah Citra

    30 March 2018 at 11:43 am

    Yup, setuju, Mba. Mengenalkan aurat pada anak sedari usia dini itu penting banget

  18. Elva Susanti

    30 March 2018 at 1:21 pm

    Playdate emang bagus banget ya mbak. Makasih infonya

  19. Heripal Danindra

    30 March 2018 at 1:23 pm

    Mau nih ksana juga ajak keluarga

Leave a Reply